Posts

Tuesday, 28 May 2013

Rintihan Malam

Disini aku terduduk diam,
memandang awan mendung yang menggelayut manja pada langit malam,
menyapa sang dewi malam yang tersenyum tipis kepada setiap insan di bawahnya.
Apa kau mendengarnya, wahai Dewi Malam?

Rintihan seorang cucu Adam,
yang memandang masa lalunya,
yang meneropong masa depannya,
namun tenggelam dalam fatamorgana kehidupan.

Ah, mengapa aku begitu naif?
Mengapa seolah kau tidak memandang kilatan petir di mataku?
Apa goncangan tektonik ini tidak menggugahmu?
Apa gelombang desibel ini tidak mengusikmu?

Biarlah aku naif, toh aku tidak munafik.
Aku suka, aku bilang suka.
Meski aku hanya bisa mengadu pada desiran angin yang mengelus tubuhku.
Biarlah hanya aku dan Tuhan yang tahu rencanaku.